Hari Paskah merupakan puncak dari seluruh rangkaian Tri Hari Suci dalam tradisi Gereja Katolik Roma. Hari ini menjadi perayaan terbesar dan paling penuh sukacita, karena memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, sebagaimana disaksikan dalam Injil.
Peristiwa kebangkitan terjadi pada hari ketiga setelah Yesus wafat dan dimakamkan. Pada pagi hari yang masih gelap, beberapa perempuan, termasuk Maria Magdalena, datang ke kubur untuk meminyaki tubuh Yesus. Namun, mereka mendapati bahwa batu penutup kubur telah terguling dan kubur kosong. Malaikat Tuhan kemudian menyampaikan kabar yang mengejutkan sekaligus penuh sukacita: “Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.”
Maria Magdalena kemudian berlari memberi tahu para murid. Dalam Injil Yohanes dikisahkan bahwa Petrus dan murid yang dikasihi Yesus segera pergi ke kubur dan melihat sendiri bahwa kain kafan tergeletak, tetapi tubuh Yesus tidak ada. Hal ini menjadi tanda awal bahwa kebangkitan telah terjadi.
Yesus yang bangkit kemudian menampakkan diri kepada para pengikut-Nya dalam berbagai kesempatan. Ia menampakkan diri kepada Maria Magdalena, kepada dua murid dalam perjalanan ke Emaus, serta kepada para rasul yang sedang berkumpul. Dalam penampakan tersebut, Yesus menunjukkan bahwa Ia sungguh hidup, bukan sekadar roh, dengan memperlihatkan luka-luka-Nya dan bahkan makan bersama mereka.
Kebangkitan Yesus memiliki makna yang sangat mendalam bagi iman Kristiani. Peristiwa ini menegaskan bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan awal kehidupan baru. Yesus mengalahkan dosa dan maut, membuka jalan keselamatan bagi umat manusia. Oleh karena itu, Paskah menjadi simbol kemenangan terang atas kegelapan, kehidupan atas kematian, dan harapan atas keputusasaan.
Dalam liturgi Gereja Katolik, Hari Paskah dirayakan dengan penuh kemeriahan dan sukacita. Lagu “Alleluia” yang sebelumnya tidak dinyanyikan selama masa prapaskah kembali dikumandangkan. Umat mengenakan pakaian terbaik dan berkumpul untuk merayakan Ekaristi sebagai ungkapan syukur atas kebangkitan Kristus.
Dengan demikian, Hari Paskah bukan hanya mengenang peristiwa kebangkitan di masa lalu, tetapi juga mengajak umat untuk bangkit bersama Kristus dalam kehidupan sehari-hari—meninggalkan dosa, hidup dalam kasih, dan menjadi pembawa harapan bagi sesama. Kebangkitan Kristus menjadi fondasi iman yang hidup dan sumber kekuatan bagi seluruh umat beriman.
Berminat mencari perlengkapan Ibadah, Kitab Suci atau buku-buku Rohani..? Silahkan klik dan kunjungi www.bhiji.com/shop atau “klik gambar dibawah ini untuk mendapatkan PROMO DISCOUNT & GRATIS ONGKOS KIRIM hari ini”. Happy Shopping..😊







