Jembatan Ampera Ikon Wisata Kota Palembang yang Terkenal
Bhiji.com – Jembatan Ampera Palembang adalah ikon wisata Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang menginspirasi seni tari, seni lukis, dan seni gambar, sekaligus menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya favorit di atas Sungai Musi.
Palembang – Berbicara tentang wisata Palembang, hampir semua orang langsung teringat Jembatan Ampera. Jembatan megah yang membentang di atas Sungai Musi ini bukan sekadar sarana penghubung dua wilayah kota, melainkan simbol kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan yang terus hidup dalam berbagai karya seni.
Sejarah Singkat Jembatan Ampera
Jembatan Ampera dibangun pada era 1960-an dan diresmikan pada pertengahan dekade tersebut. Nama “Ampera” merupakan singkatan dari “Amanat Penderitaan Rakyat”, sebuah semboyan yang populer pada masa itu. Jembatan ini menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir, dua wilayah besar yang dipisahkan oleh Sungai Musi.
Pada awalnya, bagian tengah jembatan dapat diangkat ke atas agar kapal besar bisa melintas di bawahnya. Saat ini, fungsi tersebut tidak lagi digunakan, namun keunikan desainnya tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Daya Tarik Wisata Jembatan Ampera
Jembatan Ampera paling indah dinikmati pada sore dan malam hari. Lampu-lampu yang menyala memantulkan cahaya warna-warni di permukaan Sungai Musi. Banyak pengunjung datang untuk berfoto, bersantai, atau menikmati suasana tepian sungai.
Beberapa hal yang bisa dilakukan wisatawan di sekitar jembatan:
- Menikmati pemandangan sunset dan lampu malam hari
- Naik perahu wisata menyusuri Sungai Musi
- Mencicipi kuliner khas seperti pempek, tekwan, dan model
- Berfoto di kawasan Benteng Kuto Besak
- Menyaksikan pertunjukan seni dan budaya di area tepian sungai
Jembatan Ampera dalam Seni Tari
Jembatan Ampera sering menjadi inspirasi gerak dan tema pertunjukan tari. Tari Gending Sriwijaya dan Tari Tanggai, dua tarian tradisional khas Palembang, kerap ditampilkan untuk menyambut tamu dan wisatawan di kawasan ini. Para penari mengenakan busana adat Palembang dengan aksen keemasan yang mencerminkan kejayaan masa lalu. Tidak jarang koreografer modern juga menciptakan karya yang menggambarkan keagungan jembatan dan kehidupan masyarakat di tepian Musi.
Jembatan Ampera dalam Seni Lukis dan Seni Gambar
Yang menjadi objek favorit para pelukis dan penggambar adalah siluet dua tiang tinggi Jembatan Ampera. Banyak seniman melukis panorama jembatan saat matahari terbenam dengan perpaduan warna jingga, biru, dan emas. Kegiatan menggambar di tepi Sungai Musi juga sering dilakukan pelajar dan komunitas seni untuk melatih kepekaan visual. Bagi pemula, Jembatan Ampera adalah objek gambar yang menarik karena bentuknya khas dan mudah dikenali.
Tips Berkunjung ke Jembatan Ampera
Wisatawan disarankan membawa uang tunai secukupnya, menjaga kebersihan dan datang sore hari agar nyaman kunjungannya.. Selain itu, hindari jam padat lalu lintas agar perjalanan tidak terhambat.
Mengenal Sanggar Seni Bhineka Aji BHIJI
Bagi Anda yang tertarik mempelajari seni tari, seni lukis, dan seni gambar bertema budaya lokal, Sanggar Seni Bhineka Aji BHIJI hadir sebagai wadah kreatif untuk anak-anak, remaja, hingga dewasa. Sanggar ini mengajak masyarakat mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan seni budaya Nusantara melalui latihan yang menyenangkan dan penuh semangat kebersamaan. Dengan semangat Bhineka, BHIJI membuka ruang bagi siapa pun untuk berkarya dan tampil percaya diri.







