Candi Muaro Jambi Wisata Sejarah Kerajaan Masa Lampau

oleh -235 Dilihat

Wisata Sejarah Kerajaan Masa Lampau Candi Muaro Jambi

Bhiji.com – Candi Muaro Jambi di Jambi adalah wisata sejarah & wisata budaya terkenal, peninggalan kerajaan masa lampau yang kaya inspirasi bagi seni tari, seni lukis, & seni gambar.

Mengenal Candi Muaro Jambi

Candi Muaro Jambi, atau Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi, berada di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, di tepi Sungai Batanghari. Kompleks ini luasnya sekitar 3.981 hektare & disebut sebagai kawasan percandian terluas di Asia Tenggara. Para peneliti memperkirakan candi-candi ini dibangun antara abad ke-7 & ke-13, pada masa Kerajaan Melayu Kuno & Sriwijaya.

Di dalam kawasan ini tersebar puluhan bangunan peninggalan, termasuk candi utama & bangunan pendukung. Beberapa yang paling dikenal adalah Candi Tinggi, Candi Gumpung, Candi Kedaton, Candi Kotomahligai, & Candi Astano. Masyarakat setempat menyebut tumpukan bata kuno di sini dengan istilah menapo. Kompleks ini juga dilengkapi kanal-kanal kuno yang dahulu diduga menjadi jalur transportasi antarcandi.

Kawasan ini sudah diusulkan sebagai Warisan Dunia UNESCO sejak 2009. Pemerintah juga sedang merevitalisasi kawasan melalui pemugaran candi, penataan lingkungan, & pembangunan fasilitas pengunjung seperti museum & pusat informasi.

Wisata Edukasi yang Cocok untuk Keluarga

Berkeliling kawasan candi bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau bersepeda, & banyak pengunjung memilih cara ini karena suasananya teduh & asri. Wisata ini cocok untuk pelajar, mahasiswa, wisatawan keluarga, & pencinta sejarah. Anak-anak dapat belajar langsung tentang peradaban masa lampau di tempat aslinya. Banyak orang juga mengenalnya sebagai pusat pembelajaran Buddha yang penting pada masanya.

Inspirasi Seni Tari, Seni Lukis, & Seni Gambar

Keindahan Candi Muaro Jambi tidak hanya menarik bagi penikmat sejarah, tetapi juga bagi para seniman.

Seni tari. Suasana candi yang tenang mengundang gerak yang anggun & penuh makna. Tarian daerah Jambi, seperti tari yang mengangkat budaya Melayu Jambi, sering dibawakan dalam acara budaya & festival di kawasan ini. Pengunjung bisa mengenal tari tradisi sambil menikmati latar bangunan kuno yang megah.

Seni lukis. Susunan bata merah, pepohonan rindang, & langit terbuka adalah objek lukisan yang indah. Pelukis pemula dapat mencoba melukis di tempat dengan cat air atau cat akrilik. Perpaduan warna merah bata, hijau daun, & biru langit sangat menarik di atas kanvas.

Seni gambar. Dengan pensil & buku sketsa, siapa pun bisa menangkap bentuk candi, gerbang, & jalan setapak. Menggambar objek bersejarah melatih ketelitian sekaligus menumbuhkan rasa cinta pada warisan budaya.

Tips Berkunjung

  1. Datanglah pagi atau sore hari agar udara lebih sejuk.
  2. Kenakan pakaian sopan & alas kaki nyaman, karena kawasan ini juga dihormati sebagai situs keagamaan.
  3. Bawa air minum, topi, & tabir surya.
  4. Jaga kebersihan serta jangan memanjat atau merusak bangunan candi.
  5. Cek kembali jam buka & tarif masuk sebelum berangkat, karena informasi dapat berubah sewaktu-waktu.

Kenalan dengan Sanggar Seni Bhineka Aji BHIJI

Bagi yang ingin menyalurkan kecintaan pada warisan budaya melalui karya, Sanggar Seni Bhineka Aji BHIJI dapat menjadi pilihan. Sanggar ini menjadi wadah belajar & berkarya bagi anak-anak, remaja, & keluarga di bidang seni tari, seni lukis, & seni gambar. Lewat kegiatan yang menyenangkan & penuh kebersamaan, Sanggar Seni Bhineka Aji BHIJI ikut menjaga semangat berkesenian serta melestarikan budaya Nusantara. Untuk informasi pendaftaran, jadwal latihan, & kegiatan terbaru, silakan hubungi pengelola sanggar secara langsung.