Bijak Memilih Takjil: Nikmati Kolak Secukupnya agar Gula Darah Tetap Stabil Saat Berbuka

oleh -804 Dilihat
banner 468x60

Berbuka puasa identik dengan hidangan manis seperti kolak, es buah, atau aneka takjil lainnya. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, rasa manis memang terasa begitu menggoda. Namun, penting untuk memperhatikan kadar gula dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka. Mengonsumsi kolak atau takjil yang terlalu manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba, yang justru membuat tubuh terasa lemas setelahnya.

Saat berpuasa, kadar gula darah cenderung menurun karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan selama berjam-jam. Ketika berbuka dengan makanan yang sangat manis, gula darah akan naik dengan cepat. Untuk menurunkan kembali menjadikan tubuh melepaskan insulin dalam jumlah besar. Akibatnya, gula darah bisa turun drastis setelahnya dan menimbulkan rasa lelah, pusing, atau mengantuk.

Karena itu, memilih kolak atau takjil dengan tingkat kemanisan secukupnya adalah langkah bijak. Anda tetap bisa menikmati kolak pisang, ubi, atau labu favorit, tetapi sebaiknya kurangi penggunaan gula atau santan yang terlalu kental. Gunakan gula aren secukupnya dan tambahkan lebih banyak bahan alami seperti pisang atau ubi yang sudah memiliki rasa manis alami. Dengan begitu, rasa tetap nikmat tanpa berlebihan.

Selain itu, perhatikan porsi. Jangan langsung mengonsumsi dalam jumlah besar. Mulailah berbuka dengan air putih dan beberapa potong kurma atau sedikit kolak. Berhenti sesaat sebelum memulai makan santapan utama. Cara ini membantu tubuh beradaptasi kembali secara perlahan dan menjaga kestabilan kadar gula darah.

Alternatif lain adalah memilih takjil yang lebih segar dan ringan, seperti buah potong atau es buah dengan sedikit tambahan sirup. Buah mengandung gula alami (fruktosa) serta serat yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Serat juga baik untuk pencernaan, terutama setelah perut kosong seharian.

Mengatur asupan manis saat berbuka bukan berarti menghilangkan kenikmatan tradisi Ramadan. Justru dengan memilih yang tidak terlalu manis, tubuh akan terasa lebih nyaman dan bertenaga hingga waktu sahur tiba. Kunci utamanya adalah keseimbangan—manis secukupnya, sehat selamanya.

Berminat mencari bahan makanan pelengkap untuk berbuka puasa keluarga..? Silahkan klik dan kunjungi www.bhiji.com/shop atau klik gambar dibawah ini. Happy Shopping..��

No More Posts Available.

No more pages to load.